Untuk Mereka yang Patah Hati

Ini bukan berdasarkan pengalaman pribadi. Bukan pelampiasan hati. Mungkin lebih layak dibilang suatu bentuk simpati. Bagi mereka yang merasakan sakit. Bagi yang merasakan cinta yang pahit. Para pemburu cinta yang melalui hubungan rumit.

Aku bukan waktu
Yang bisa selamanya menunggu
Atau melanjutkan hidup tanpamu
Dan dalam dilema antara waktu dan rasa yang kuat,
apa yang seharusnya diperbuat?

Aku bukan ikan
Yang bisa seenaknya kau gaet dengan pancingan
Lalu setelah kau dapatkan
Kau buang kembali ke lautan
Dan kau mengaku berperasaan?
Berani-beraninya….

Aku bukan batu karang
Tabah di antara ombak tak tenang
Mampu melalui deraan emosi tanpa tumbang
Berdiri tegar melampaui segala malang

Aku bukan pelangi
Yang selalu terlihat ceria
Yang setelah sebuah kesedihan selalu ada
Tak akan pernah bisa
Betapapun kerasnya ku mencoba

Aku bukan anak anjing
Pemilik cinta sedalam jurang
Aku tak bisa selalu senang tiap melihat kau datang
Terus mencinta dan berharap tanpa menerima kasih sayang

Aku bukan buku
Untuk dipungut dan dibaca, lalu dibiarkan mengumpulkan debu
Hanya diperhatikan saat kau bosan saja
Aku tak bisa selalu memiliki halaman-halaman yang sama
Tiap kali kau baca karakterku bisa saja berbeda
Dan saat kau mencapai akhir,
bisa saja kau akan kecewa

Aku bukan boneka
Untuk dipermainkan sesuka hati
Hingga rusak dan tak bisa digunakan lagi

Aku bukan matahari
Yang tak lelah-lelahnya mengejar bulan
Atau mungkin sebaliknya
Lalu bisa bertemu sekali-kali saja
Saat sedang gerhana

Aku seperti pajangan kaca
Silakan saja kau bawa-bawa
Namun jangan sampai kau lupa
Aku memiliki sisi rapuh, layaknya kaca
Betapapun ditempa, jika diberi terlalu banyak tekanan,
maka akan pecah juga

Aku masih berjiwa anak kecil
Bisa manja dan banyak maunya
Bisa marah besar karena hal kecil saja
Bisa berubah mood secara tiba-tiba

Aku seperti macan tutul
Yang bisa menetapkan target dan mengejar sepenuh hati
Namun tak luput dari rasa lelah dan pasrah
Tak luput dari kata “menyerah”

Aku adalah manusia
Dengan segala kekurangannya
Dengan segala masalahnya

Aku adalah bagian dari “kami”
Yang pernah melalui atau menyaksikan permainan hati
Serta rasa sakit dan duka yang bisa mengikuti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s