Untuk Sayang, Kasih, dan Cinta.

Sayang, aku rindu
merasakanmu dalam rengkuh pelukku.
Merasakan kelembutanmu.
Rasa damai yang kau beri padaku.

Kasih, aku iri.
Pada mereka yang memiliki
kesempatan yang harusnya ku empunya,
‘tuk berdua bersamamu saja.

Cinta, aku benci
pada ketidakberdayaan ini.
Bahwa kau berada dalam pandangan.
Bayangan dan impian.
Namun nyatanya di luar jangkauan.

 

Dibuat tatkala pelajaran Sejarah.
Jakarta, 21 Januari 2014,
pukul 09.00 — 09.09 WIB.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s